Selamat Datang di situs TanyaIslam.Net. Web ini berisi kumpulan tanya jawab seputar masalah dalam keislaman dan Anda pun bisa ikut mengirimkan pertanyaan kepada kami..

banner2
banner3
banner1

PERTANYAAN RANDOM


PERTANYAAN

Apakah manusia dalam perbuatannya memiliki pilihan? Bila benar, sejauh manakah batas pilihannya tersebut?


JAWABAN


Dengan Nama-Nya Yang Mahatinggi

Pengguna situs Tanya Islam yang budiman, 

Dalam hidup ini, seringkali kita temukan diri kita di jalanan seorang sendiri dan merasa asing. Perjalanan yang tidak ada pilihan bagi kita selain bergerak maju. Jalan urusan-urusan yang telah ditetapkan sebelumnya dalam kehidupan kita; yakni persoalan-persoalan seperti suku, bangsa, keluarga, postur tubuh dan sebagainya.

Tetapi sebaliknya, dalam kehidupan ini tidak jarang juga kita merasa bingung dalam menghadapi
jalan-jalan yang cukup memusingkan. Pertanyaan awal yang muncul dalam pikiran kita adalah, apa yang harus kita kerjakan? Dan jalan mana yang harus kita pilih?

Benar, lafaz-lafaz seperti yang mana, mengapa, apa? Secara baik menunjukkan pilihan kita.

Adapun yang berhubungan dengan wilayah pilihan manusia, harus dikatakan bahwa, kita bukan sebagai kausa sempurna dalam merealisasikan perbuatan-perbuatan kita sendiri, dan tidak juga tanpa peran kita sebagai pelakunya sama sekali. Tetapi walau bagaimanapun, dari semua syarat, pendahuluan dan sebab bagi terwujudnya sebuah pekerjaan, kita adalah sebagai sebab yang tidak sempurna. Tetapi sekiranya sebab tidak sempurna tersebut -yakni: pilihan dan keinginan kita dalam suatu perbuatan- tidak ada, maka perbuatan kita itu tidak akan membuahkan hasil. [Tanya Islam.Net]

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *