Selamat Datang di situs TanyaIslam.Net. Web ini berisi kumpulan tanya jawab seputar masalah dalam keislaman dan Anda pun bisa ikut mengirimkan pertanyaan kepada kami..

banner2
banner3
banner1

PERTANYAAN RANDOM


PERTANYAAN

Dapatkah Anda menjelaskan tentang Arbain Imam Husain As kepada saya?


JAWABAN


Dengan Nama-Nya Yang Mahatinggi

Pengguna Situs Tanya Islam Yang Budiman 

Sehubungan dengan ritual penyelenggaraan arbain, apa yang disebutkan dalam kebudayaan agama Islam adalah memperingati dan mengenang hari keempat puluh kesyahidan Sayid al-Syuhada Imam Husain As yang bertepatan dengan hari keduapuluh delapan bulan Safar.

Imam Hasan Askari As dalam sebuah hadis meyebutkan bahwa terdapat lima tanda-tanda orang beriman (mukmin):

Pertama: Salat lima puluh satu rakaat.

Kedua:  Ziarah Arbain.

Ketiga: Mengenakan cincin di tangan kanan.

Keempat: Meletakkan dahi di atas tanah.

Kelima: Mengeraskan bacaan Bismillah dalam salat.[i]

Demikian juga para sejarawan menulis bahwa Jabir bin Abdullah Anshari disertai dengan ‘Athiyyah Aufi berhasil untuk pertama kalinya pada Arbain, setelah tragedi Asyura menziarahi Imam Husain As.

Sayid Ibnu Thawus menukil: Tatkala para wanita dan anak-anak Imam Husain As kembali dari Syam (Suriah) dan tiba di Irak, mereka berkata kepada pemandu jalan: Bawalah kami melewati Karbala. Tatkala sampai pada tempat kesyahidan Imam Husain As dan para penolongnya, mereka melihat Jabir bin Abdullah Anshari disertai sekelompok orang dari Bani Hasyim dan seseorang dari keluarga Rasulullah Saw datang untuk berziarah kepada Imam Husain As.

Mereka datang pada saat yang bersamaan dan masing-masing mulai menangis dan bersedih. Mereka memukul kepala dan mukanya. Mereka mendirikan majelis duka yang sangat memilukan hati. Para wanita di tempat itu juga bergabung dengan mereka dan secara umum mereka berduka selama beberapa hari.”[ii]  [Situs Tanya Islam]

Diadaptasi dari Islam Quest


[i].  Majlisi, Bihâr al-Anwâr, jil. 98, hal. 329, Beirut.

« عَلاماتُ المُؤمِنِ خَمسٌ : صَلاةُ اِحدی وَ خَمسین وَزِیارَةُ الا ربَعین … ».

[ii].  Bihâr al-Anwâr al-Jâmi’ah Lidurar Akhbâr al-Aimmah al-Athâr, jil. 45, hal. 146.

Punya Pertanyaan atau Komentar?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *